11:45

Optimis Negatif dan Pesimis Positif

Diposkan oleh Egi Azwul Fikri

Meminjam catatan seorang kiyai yang tidak memimpin pesantren, juga tidak pernah memberikan ceramah keagamaan, dialah Pidi baiq tulen. Konsep pesimis positif yang membuat pemikiranku gerah, seakan keluar dari konsep lama yang membuat kita selalu percaya bahwasanya optimis itu harus kita lakukan sebelum melakukan atau sedang melakukan sesuatu. Namun dengan celetukan bermakna ini, seolah mengubah mind set saya pribadi mengenai keyakinan akan sesuatu. Saya akan memberikan analogi pesimis positif; Saya yakin akan ditolak oleh perempuan itu, jadi ketika dia benar-benar menolak, maka tidak perlu ambil pusing karena pada awalnya sudah yakin akan ditolak.  Ini contoh kecilnya.
Memang benar dan mantra yang sangat sakti, karena dengan begitu kita tidak akan menjadikan sesuatu menjadi persoalan yang teramat sulit, cukup dengan yakin akan ditolak maka kau tidak akan pernah sulit untuk melewatinya. Sebenarnya kalau sepintas, ini hanya joke yang tidak bermakna, namun saya yakin akan memberikan pencerahan mengenai konsep pemikiran mengenai kehidupan. Tidak terlepas dari Realisme, menjadikannya paham mengenai tingkat kenyataan yang berdasarkan pemikiran, Pidi baiq mencoba membantah ini, karena memang manusia selalu tergantung dengan sugestinya sendiri dan pusat dunia adalah pribadinya. Keadaanya diciptakan oleh dirinya, buat apa kau bersedih? Karena kau sendiri yang memilihnya untuk bersedih, kecuali jika kau tidak menghendakinya maka dari dulu kau sudah membuang kesedihannya.
Setelah hipotesa diatas, saya mencoba menawarkan konsep tambahan mengenai optimis maupun pesimis, yaitu optimis negatif. Konsep ini justru keluar setelah  saya memahami secara gamblang mengenai pesimis positifnya Pidi baiq, konsep ini kebalikan dari kejeniusan beliau, karena dengan begitu bisa melahirkan konsep baru bahkan menjadi ribuan konsep pada masa yang akan datang. Insya Alloh.
Optimis negatif maksud saya, bisa diambil analogi. Ketika saya akan ujian, saya yakin akan mendapatkan nilai yang  memuaskan, tetapi pada waktunya saya malah mendapat nilai yang sangat jelek bahkan lebih dari jelek. Sehingga menjadikan saya marah pada diri sendiri, kepada dosen, bahkan marah sama tuhan. Padahal itu semua tidak perlu. Nah ini yang menjadikan optimis itu negatif, oleh karena itu kita jangan optimis tetapi harus pesimis, bukan berarti kita tidak usaha, tetapi jangan terlalu yakin terhadap sesuatu.


“Jika pendapat saya salah, kalian harus tetap mengangguk, supaya kalian mengakui bahwasanya masih ada yang Maha Benar, yaitu Tuhan” Cc : Pidi Baiq

07:52

MENOLAK KENAIKAN BBM

Diposkan oleh Egi Azwul Fikri

Babi! itu adalah kata paling rendah dan sederhana, masa BBM naik lagi? tidak cukupkah pemerintah mencekik rakyatnya? oh pemerintahnya sudah tuli? atau ada campur tangan amerika? atau krisis eropa?..Kita tidak pernah tahu, apa yang sebenarnya terjadi di Indonesiaku ini. Krisis ekonomi, mental, sosial dan krisis segalanya, tetapi kita tidak bisa diam, dan tidak pernah bisa diam. Kita harus melawan opsi kenaikan BBM ini, dari seluruh lapisan masyarakat, pegawai negeri sipil, mahasiswa dan yang merasa dirinya manusia berpancasila. Mari kita galang suara paling keras untuk menolak kenaikan BBM ini.

Tetapi, ini keputusan politik kiranya, kita tidak bisa melawan politik dengan moral, tapi harus dengan politik. Elit-elit politik di sana sudah bosan dengan pelajaran moral,, mereka lebih tahu tentang moral, etika, ahlak, tetapi ada yang menutupi kesemuanya itu, yaitu KEPENTINGAN. Kita seharusnya tahu betapa memalukannya  tingkah Presiden kita, apa yang harus dicontoh dengan rengekan memalukannya, mencurahkan kegusarannya pada pidato kepresidenan, seharusnya dia berpolitik dengan pandai, jangan hanya sembunyi dibalik curhat-curhatannya yang menurutku sangatlah lucu. Masa presiden curhat? presiden juga sedih kalau BBM dinaikan, terus kenapa dinaikan?              "MENCEGAH INFLASI DEK"

Aku punya solusi presidenku yang cerdik, coba kau ingat-ingat lagi tuntutan reformasi, atur ulang BUMN, bersihkan korupsi di segala departemen atau lembaga negara, dan terakhir adalah Nasionalisasi perusahan yang ada di Indonesia. Coba kau pikirkan ya !



Katanya mantan militer, jendral lagi, kok tunduk sama dia????????

01:01

BAND PERJALANAN

Diposkan oleh Egi Azwul Fikri

Band yang membuatku selalu bangga dengan diri sendiri, karena bisa menumpahkan semua inspirasiku dengan musik, kugusaranku, pemikiranku, realita sosial, dan kondisi musik yang ada di abad ini.

Alirannya sebatas Vulakanologi, dan tema yang diusung kebanyakan realita sosial yang membabikan perasaan. tetapi memang tidak terlalu menonjolkan sisi musikalitas tinggi, lagian kita bukan ahli musik yang sangat profesional, kita hanya pecinta musik yang mencurahkan kugasarannya lewat band.

Adapun personilnya mengalami pergantian, disesuaikan dengan iklim yang ada di indonesia. Egi (gitar vocal), Ceng (bass, vokal), Drumernya masih seleksi, meski pada awalnya ada Eriz ataupun Sugih. Semoga di hari kemudian kita menemukan jodoh drumer yang pas di hati kita. AMIIIIIN


ini pas di Wadjah kafe

ini lagi di panggung Rakyat





00:39

BACKPACKER BALI

Diposkan oleh Egi Azwul Fikri

Hurrah, aku sudah jalan-jalan ke bali bro! Tahun baru kemarin 1 Januari 2012 aku sudah merevolusi diri, ternyata aku bisa juga menginjakan kakiku di negri para dewa itu. Awalnya aku juga tidak percaya, kalo cita-citaku bisa tersampaikan. Dengan modal Rp 500.000, aku bisa menikmati  kuta, kintamani, nusa dua, dan wisata birahi di Legian yang pernah di bom itu.

Perjalanan ini dimulai dengan ide busuk kawan saya, katanya "jalan-jalan ke bali yuk, ga perlu bawa duit banyak, yang penting keinginan yang berlimpah". Aku berpikir, iya juga. kapan lagi bisa jalan-jalan dengan modal keberanian dan persediaan yang kurang. Akhirnya kami pun memberanikan diri untuk melakukan perjalanan Backpacker, kalau kata orang mah..

Jam 00.00WIB, kita baru sampai gilimanuk, karena perjalanan darat dan laut yang kita pilih, bukan apa-apa, ya kita ingin menikmati saja perjalanannya, biar bisa menikamati Kereta api Sritanjung, Kapal Feri, dan bis yang memusingkan kepala.Karena tidak ada persiapan sama sekali soal penginapan, kami terpaksa mencari di daerah dekat terminal Ubung, yang akhirnya menemukan kamar seharga rp100.000/ malam. Kita chekc in untuk tiga hari ke depan.

Besoknya, kita menikmati danau Batur yang ada ritual mayat yang tidak dibakar, persembunyian bawah tanah pas kependudukan jepang di indo, kintamani, kuta dengan pesonanya, legian dengan kolonialisme halus, dan menikmati agama hindu yang membuatku ngeri menyaksiakan ketentramannya.

Ini hanya sebagain dari jutaan kesenanganku menginjakan kaki di Bali yang penuh dengan pesona alamnya.
 "This is something that you did`nt see it everyday" James cameroon...

12:53

ADALAH KAU

Diposkan oleh Egi Azwul Fikri

dan sungguh dalam kesendirian yang menyiksa. sekarang aku perlu kau sebagai penyemangat jiwa. berjuta kali doa kupanjatkan kepada dia yang katanya bernama tuhan, tapi entah perjalananku masih teramat menjerat dan menjebak. wahai kau yang namanya ana. benar sekarang aku mencumbu bayangmu.

sebentar aku merasa puas dengan menatap matamu, tapi kemudian aku tetap ditangkap setan ketakutan. wahai kau yang bernama ANA, sekarang aku benar memerlukanmu.